You walked in to my life,
But just like that,
You walked back out,
Still you will be a memory,
A memory that I have created in my mind,
Still you will be a memory,
A memory that will always be locked,
Away in my heart and my mind,
I will always have a memory of you in my heart,
And I will always carry that picture of you in my mind,
Still you will be a memory
Catatan kecil sebagai refleksi kegiatan sehari-hari sambil menunggu mentari menutup hari...
Thursday, February 26, 2009
Bisu ku....
Ilusi ini Bisu, dan aku tidak bisa keluar dari sana
aku hanya saksi dari kekakuan fikiran yang jemu terhadap kondisi
ada yang menggelitik dikala mereka melakukan apa yang mereka anggap benar
dan rasa yang menggelitik itu bukan lah lelucon yang bisa dinikmati
semakin hari semakin kelabu, dan aku tidak bisa keluar dari sana
hanya bisu !
aku hanya saksi dari kekakuan fikiran yang jemu terhadap kondisi
ada yang menggelitik dikala mereka melakukan apa yang mereka anggap benar
dan rasa yang menggelitik itu bukan lah lelucon yang bisa dinikmati
semakin hari semakin kelabu, dan aku tidak bisa keluar dari sana
hanya bisu !
Monday, February 02, 2009
Arti hujan di pagi hari
Pada saat bangun tidur dan terasa dingin dikaki ditambah suara riuh rendah diatap rumah, pertanda bahwa hujan mendera sejak malam dan ga akan selesai sebelum jam 9 nanti... Saya ga punya masalah dengan hujan di pagi hari, terlebih kalau dia turun pas hari minggu - membuai suasana santai dan terus tertidur sampai siang dan membuat kita stay at home tanpa harus mikir "mau kemana ya hari ini?" Yang mana pertanyaan simple itu akan menghabiskan uang cukup besar di-ujung-nya.
Tapi kalau hujan pagi hari jatuh di hari sekolah dan jam kerja... :-D duh sungguh membuat resah. Seperti pagi ini, Ayah-nya mau sampai kantor lebih pagi alhasil diantara kegalauan pikiran "bagaimana anak-anak berangkat sekolah ditengah hujan sebesar ini?" harus juga buru-buru mandi dan 'morning preparation' yang banyak itu dan segalanya jadi terasa ga ada yang beres.
Ga tega melihat pandangan Icha, yang bertanya "ibu bisa antar Icha?" atau melihat bibir cemberut-nya Djani dan muka bingung Uya. Nak, siap pakai mantel semua ya, mau ga mau kalian harus naik ojek langganan. Ayah harus berangkat lebih pagi dan ibu ga bisa berbuat apa-apa karena harus nebeng ayah kekantor. Maaf-kan ibu.
Hujan... please berhenti pada jam berangkat dan pulang sekolah, kasihan malaikat-malaikat kecil-ku...
Tapi kalau hujan pagi hari jatuh di hari sekolah dan jam kerja... :-D duh sungguh membuat resah. Seperti pagi ini, Ayah-nya mau sampai kantor lebih pagi alhasil diantara kegalauan pikiran "bagaimana anak-anak berangkat sekolah ditengah hujan sebesar ini?" harus juga buru-buru mandi dan 'morning preparation' yang banyak itu dan segalanya jadi terasa ga ada yang beres.
Ga tega melihat pandangan Icha, yang bertanya "ibu bisa antar Icha?" atau melihat bibir cemberut-nya Djani dan muka bingung Uya. Nak, siap pakai mantel semua ya, mau ga mau kalian harus naik ojek langganan. Ayah harus berangkat lebih pagi dan ibu ga bisa berbuat apa-apa karena harus nebeng ayah kekantor. Maaf-kan ibu.
Hujan... please berhenti pada jam berangkat dan pulang sekolah, kasihan malaikat-malaikat kecil-ku...
Subscribe to:
Comments (Atom)