Catatan kecil sebagai refleksi kegiatan sehari-hari sambil menunggu mentari menutup hari...
Tuesday, November 29, 2011
Berubah Galak -__-
Aduh agak mengerikan memang judul kali ini. Tapi terus terang hal diatas cukup membuat galau seharian ini. Gara-garanya sepele sebenernya. Dikantor saya itu ada meja dipojok depan ruang HR yang dulunya penghuninya adalah Maya si HR Assistant. Akan tetapi semenjak HR Assistant pindah kedalam ruangan HR (dengan maksud agar tidak ketinggalan dengan gossip-gosip HR), alhasil meja tersebut kosong dan kerap dijadikan tempat singgah para consultant atau visitor yang berkunjung. Nah, pagi tadi saya lihat mejanya hilang begitu juga dengan kursinya. Otomatis reaksi kaget pertama adalah ngucap: "Loh kok meja HR ga ada???"
Ada yang nyaut dibelahan dunia sebelah timur: "Dipindah kemari mbak, jadi mejanya Adrian soalnya dia pindah cubicle."
Saya: "Ooohhh gitu, tapi nanti mungkin minta Jemmy untuk ambilin meja lagi ya karena itu meja HR sebenernya dan kita perlu untuk tamu-tamu HR ataupun Maya saat filing."
Dirinya: "Oh iya-iya mbak nanti saya call Jemmy deh untuk minta meja lagi, maaf ya mbak."
That's it. I don't need any explanations. Dan saya menganggap juga masalahnya selesai sampai disitu, dan ga mikirin lebih jauh lagi.
Tapi ini, 1jam kemudian boss-nya sengaja nyempetin datang keruangan saya untuk minta maaf berkali-kali. Terus ga lama kemudian anak buahnya yang tadi ngambil meja juga nyempetin datang keruangan khusus untuk minta maaf… gimana dong?? Perasaan masalahnya sepele. Meja doang gitu loh. And I'm not thinking further about the desk and the way they took the desk, nop. Really that's it! Ga ngerti, apa ada yang salah sama tone suara saya, perasaan ngomongnya pelan and smabil senyum kok.
Kata si Roro: "Tampang loe galak sih mbak and orang-orang juga takut lagi mbak sama loe, secara loe HR Manager." Really?? How sad!
Padahal tadi saya senyum kok ngomongnya dan ga pakai nada garang, suwer. Sedih deh, padahal saya sengaja membangun kondisi HR Manager yang menyenangkan dan siap menerima segala keluhan karyawan. Tapi ini?
Thursday, November 17, 2011
Travel Dikala Flu
Sebenernya ga penting juga nulis ini, tapi sekedar ngingetin diri sendiri aja bahwa: "please tolak dong perintah travel dalam keadaan flu". Duh parah soalnya, pas dipesawatkuping langsung ketutup, dan kebetulan saat ini travel nya juga harus melalui jalan darat, yaitu ke Bireun. Bayangin sudah tersiksa dipesawat dengan kuping yang ga bisa dengar apa-apa, hidung tersumbat, nafas melalui mulut and pusing ga karuan. Begitu sampai airport St. Hasanudin masih harus travel by car lagi ke Bireun selama 4.5 jam dengan kondisi jalan yang ga ada lurusnya. Belak-belok, ngebut dan rem mendadak… Untuk kondisi normal aja sudah bikin puyeng. Nah sekarang ditambah lagi sakit gini. Selamat ya, anda layak dapat bintang dalam perjalanan kali ini!
OK, hari ini harus lanjut berangkat ke Bener Meriah melalui (again) jalan darat selama +/- 2.5 jam… dan besok dari Bener Meriah melalui jalan darat (lagi) selama 8 jam ke Medan. Seandainya ini dilombakan, mungkin diriku akan mendapatkan medali Emas!
Subscribe to:
Comments (Atom)