Terkadang kita dihadapkan pada satu pilihan yang tidak menyenangkan tapi tetap harus dipilih. Contohnya pagi ini disaat ga bisa tidur mulai dari jam 1 pagi dan tetap harus mengantarkan anak-anak kesekolah pukul 5.15. Pengen banget minta ayah-nya aja yang nganterin anak-anak, toh ada supir yang nyetir kan. entah kenapa itu menjadi pilihan no. 2 dan saya harus tetap berangkat dnegan mata yang setengah terangkat.
Alhasil kursi kantor menjadi sasaran empuk pagi ini. Tidur sejam cukup menutup rasa kantuk untuk sesaat.
No comments:
Post a Comment