Wednesday, January 28, 2009

Demam BB & FB...

Periode sebulan terakhir ini, yang saya lihat hanyalah orang-orang sekitar demam akan BB & FB. Dalam hal ini BB artinya 'BlackBerry' bukan 'Bau Badan' dan FB adalah 'Face Book' bukan 'Fau Badan'. Bahkan sahabat sejati ku, bukan si 'sejati' yang iklan di Tipi-tipi itu yaaa... juga gandrung BB sekarang, namanya neng Irma (ngetop kan jeng, namamu ada di 'Blog' :)). Padahal baru 1 hari sebelumnya dia ngomong bahwa "sekarang ini harus prihatin, cukup hp kayak gini aja (saat itu dia masih pake nokia 2630 yang sama dengan punya Andjani) -- sudah cukup untuk mengakomodasi semua kebutuhan, ada WLan scanning, photo, music, etc..." Kedengerannya cukup idealis kan?!! Besoknya dia sudah nenteng BB ke kantor... sungguh-sungguh engkau adalah wanita labil..!!

Bayangkan benda kecil bernama BB itu sudah menyihir (saya rasa) ratusan rakyat Indonesia, ribuan untuk asia, jutaan untuk dunia... menakjubkan!! Dan sebagai catatan, harganya gak murah loh. Fungsinya? kesampingkan fungsi si BB sebagai sarana komunikasi verbal, karena justru sekarang ini kepentingan dari hadirnya si BB salah satunya adalah untuk bisa akses si FB setiap waktu. Suatu ketergantungan yang menguntungkan bukan? Tapi pertanyaannya sekarang siapa yang diuntungkan?
Sepertinya yang diuntungkan ga perlu dibahas disini, karena hanya akan menimbulkan polemik dan diskusi yang berkepanjangan nantinya, karena dalam posisi ini saya punya tanggapan yang sedikit berbeda dengan tanggapan umum... duh ge'er banget sih kayak yang blog'nya bakal dibaca orang .. :))

Baiknya saya hanya mengemukakan demam BB & FB ini saja secara ringan pikiran. Yang namanya demam kalau mau dipandang dari sudut kesakitan (bukan kesehatan ya, karena yang namanya demam pasti ada hubungannya dengan sakit), pasti dimulai dengan ngilu di persendian, pusing, ga enak badan (yang kalo diterjemahkan cukup menggelikan 'my body is not delicious' :red) -- sebenernya istilah ga enak badan ini ada ga sih dikedokteran? kok jadi dibahas sih jeng? Ok, lanjut ke pokok demam BB & FB itu. Demam BB & FB ini juga sama deh dengan 'kesakitan' kalau saya bilang.. hihihi... jangan marah ya jeng Irma (2x namanya disebut..). FB membuat kita ga konsentrasi dengan pekerjaan, bawaannya ingin show off hasil kreasi tulisan pribadi, atau photo atau ingin dianggap 'manusia masa kini yang cerdas dan up to date' dengan selalu menggunakan istilah mutakhir dalam FB-nya -- keinginan untuk selalu tampil ini didukung oleh BB. Dan pada saat di tag line orang tersebut tertulis 'sent from myBB' -- ada rasa 'manusiawi' yang terpuaskan walaupun tidak dengan sengaja ditampilkan... -- kesakitan atau penyakit ya ini?

Maafkan kalau hanya menilik sebagian kecil dari fungsi BB yang mungkin bagi sebagian besar pemakai BB adicted adalah merupakan fungsi positif karena membantu kinerja mereka yang sangat sibuk untuk meng 'update' keberadaan mereka di FB (sekali lagi maafkan, karena kali ini hanya membahas BB & FB... jadi tidak membahas fungsi lainnya) -- sangat sempit tentunya, tapi ini cukup menggugah titik keisengan berfikir sederhana saya...

Tapi temanku Irma (3x disebut)... yang nama-nya demam setelah minum obat tertentu pasti nanti nya akan sembuh dan hilang, begitu juga dengan demam BB & FB ya.... akan muncul (yang pastinya sekarang sedang dipersiapkan oleh si penguasa ilmu di bumi) satu perangkat yang akan menggantikan BB & FB dan akan sekali lagi menguntungkan mereka. pastinya..!

Dan pastinya tujuan utama mereka akan tercapai, yaitu membuat sebagian besar manusia di bumi ini lengah untuk rattil. Semoga saya bukan bagian dari mereka yang lengah... Tidak mengapa bagi saya untuk punya BB = Bau Badan atau sesekali FB asalkan tidak lengah untuk rattil...

No comments: